Posts from the ‘Waspada’ Category
LAS VEGAS – Sekira 33 tahun lalu pesawat NASA yang dikirimkan ke luar angkasa, Voyager 2, mengirimkan sebuah pesan dengan sandi yang belum terpecahkan hingga saat ini. Ada dugaan pesawat tersebut telah dibajak oleh Alien!
5 Ancaman Bermain Facebook
Jakarta – Risiko bahaya yang mengintai para pengguna situs jejaring sosial menjadi topik diskusi yang hangat dibicarakan akhir-akhir ini. Hal itu juga tampaknya yang mendorong seorang ahli privasi online untuk buka suara, membocorkan lima ancaman berbagi informasi di Facebook dan situs jejaring sosial lainnya.
Joan Goodchild yang merupakan Editor Senior Chief Security Officer (CSO) Online mengklaim bahwa upaya pemasaran yang dilakukan situs jejaring sosial seringkali menghasilkan sebuah kesepakatan yang berkaitan dengan akun milik si pemegang privasi.
Dikutip detikINET, Selasa (11/5/2010), pada sebuah acara televisi di AS bernama ‘The Early Show’, Goodchild mencatat ada lima risiko bahaya yang mengintai saat kita menggunakan Facebook. Bahaya tersebut di antaranya:
1. Informasi Anda akan dibagi oleh pihak ketiga, termasuk juga para pengembang aplikasi Facebook.
2. Setiap kali Facebook melakukan desain ulang situs, pengaturan privasi akun pengguna akan menjadi kurang aman dan lebih rentan. Pengguna pun harus mengatur ulang privasi mereka secara manual, agar sama dengan dengan pengaturan sebelumnya.
3. Iklan-iklan Facebook rentan berisi virus dan menginfeksi akun pengguna.
4. Teman yang benar-benar Anda kenali tanpa sengaja bisa membuat akun Anda menjadi rentan.
5. Risiko bahaya juga bisa datang dari scammer yang menciptakan profil palsu.
Pengumuman ini pun menimbulkan kekhawatiran lebih besar di kalangan ahli keamanan internet. Awal pekan ini, 15 organisasi perlindungan konsumen dan privasi mengajukan keluhan ke Federal Trade Commission (FTC) AS. Menurut FTC, situs jejaring sosial telah memanipulasi pengaturan privasi, sehingga membuat informasi personal para penggunanya dapat diakses dan digunakan untuk penggunaan komersial.
detikNet
Predator Online Beraksi di Facebook
Jakarta – Seorang pria asal Ottawa, Kanada, terancam dibui karena memaksa gadis-gadis dibawah umur yang dikenalnya agar bugil di internet.
Ryan Earl McCann, demikian nama pria tersebut, menggunakan ancaman dan pemerasan agar gadis-gadis itu menggodanya melalui webcam dan memposting foto-foto porno mereka.
Dilansir detikINET dari Ottawa Citizen, Selasa (4/5/2010), akibat tindakan tak senonoh yang ternyata dilakukannya sejak 14 Juni 2009 tersebut, McCann terancam pasal berlapis dengan 26 ancaman hukuman menantinya.
Hasil penyelidikan tim kepolisian Ottawa menemukan setidaknya ada 22 orang yang menjadi korban McCann, mereka berasal dari Ottawa dan Durham. Lebih mengejutkan lagi, sebagian besar korban masih berusia di bawah 18 tahun. Artinya, tindakan McCann juga dapat dikategorikan sebagai aksi kejahatan pedofilia melalui internet.
Adapun modus kejahatan yang dilakukan McCann yaitu, mengajak berkenalan melalui situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan lainnya. Pertemanan dengan korban kemudian akan berlanjut dengan mengobrol melalui layanan chatting. Maka jika korban sudah terperangkap dalam jebakannya, McCann akan memaksa korban untuk melakukan aksi sensual saat mengobrol dengannya, serta membuat video dan foto-foto porno.
Saat ini, kasus McCann tengah diproses di pengadilan setempat. Hakim yang menangani McCann menyebutkan hukuman untuk pria cabul tersebut akan segera diputuskan pekan depan.
Pembobolan Kartu ATM dan Debet Mencapai Rp 4 Miliar
Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat kerugian akibat fraud atau pembobolan kartu ATM dan kartu debet mencapai Rp 4 miliar selama Januari-Maret 2010. Secara total kerugian akibat penyimpangan ini nilainya mencapai Rp 8 miliar.
Demikian diungkapkan oleh Kepala Biro Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Ariwibowo kepada detikFinance ketika ditemui di sela acara Apconex 2010 di JCC, Jakarta, Jumat (30/04/2010).
“Kurang lebih sudah mencapai Rp 8 miliar dari total perbankan yang mengalami fraud di kartu ATM atau kartu debet,” ujarnya.
Ia menuturkan, hal ini sudah teratasi semua karena memang sudah ada antisipasi dari setiap bank dan regulator. “Sudah mulai berkurang saya kira apalagi nantinya akan mulai diimplementasikan kartu debet berbasis chip,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Biro Humas BI Difi A. Johansyah mencatat jumlah kerugian material di bulan Januari 2010 mencapai Rp 5 miliar dari 4 bank.
“Hal ini mengindikasikan bahwa bank telah mampu mengatasi permasalhan tersebut dan dengan demikian masyarakat tetap aman menggunakan kartu ATM sebagaimana biasa,” tandas Difi
sumber:detiknet





