Posts from the ‘game’ Category

Pengembang Farmville Ingin Lepas dari Facebook

Jakarta – Zynga berniat melepaskan diri sepenuhnya dari Facebook. Pengembang game Farmville ini kabarnya akan membuat portal game sendiri bernama ‘Zynga Live’.

Sebuah laporan dari sumber yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan, pada awalnya Facebook meminta Zynga tetap bergabung di Facebook dan menandatangani sebuah kesepakatan untuk jangka waktu yang cukup lama.

Namun kemudian keduanya gagal menemukan kata sepakat ketika Facebook memutuskan untuk menonaktifkan notifikasi untuk Farmville, bahkan sampai mengancam akan menghentikan semua game Zynga.

Saat dikonfirmasi, juru bicara Facebook menyangkal hal tersebut. Ketika detikINET kutip dari situs IGN, Minggu (9/5/2010), juru bicara itu mengelak dengan menyebutkan bahwa Facebook tidak mengomentari diskusi secara spesifik dan lebih berkomunikasi dengan semua pengembang.

“Namun secara umum, prioritas kami adalah memastikan pengalaman berkualitas bagi pengguna Facebook sambil mendorong lingkungan dinamis dan inovatif yang menawarkan kesempatan berarti untuk semua pengembang di platform Facebook,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan Zynga enggan mengomentari kabar ini. Untuk diketahui, pada bulan Februari lalu, Zynga telah meluncurkan website Farmville sendiri yang memungkinkan pemain mengakses game tanpa menggunakan Facebook.

Rusia Lecut Patriotisme dengan Game

Jakarta – Pemerintah Rusia tengah menggarap proyek game komputer yang dirancang untuk melecut semangat patriotisme di kalangan remaja.

Sebanyak enam game simulasi penerbangan dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi Rusia dan perusahaan software 1C. Tak hanya memupuk jiwa patriotisme, game tersebut juga dimanfaatkan untuk meningkatkan citra Rusia yang dikenal sebagai negara berteknologi tinggi.

“Kami sudah mendemontrasikan game tersebut ke Presiden Dimitry Medvedev,” kata CEO 1C Boris Nuraliev, seperti dikutip dari detikINET dari Big News Networks, Kamis (6/5/2010).

Rusia melihat bahwa mendorong jiwa patriotisme dan mengingatkan warganya akan peristiwa Perang Dunia II sangat penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Inilah yang kemudian tengah diupayakan Rusia dengan menggunakan game sebagai media penyampaiann.

Tidak tanggung-tanggung, proyek penggarapan keenam game itu memakan biaya hingga US$ 24 juta atau sekitar Rp 222 miliar. Dana tersebut khusus dialokasikan dari anggaran Kementerian Komunikasi Rusia dan 1C.

Kementerian Komunikasi Rusia menyebutkan, game simulasi penerbangan bertema Perang Dunia II itu juga dipakai sebagai alat simulasi pendidikan profesional bagi pilot dan meningkatkan keahlian di bidang teknologi.

detiknet

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai